Penyakit diare cara mengobati dan penyebab
Penyakit

Penyakit Diare: Gejala, Penyebab Dan Cara Mengobatinya

Penyakit diare merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang gangguan pencernaan pada tubuh manusia. Diare ini biasanya ditandai dengan buang air besar yang encer berkali-kali dalam sehari.

Pada dasarnya ada beragam kondisi yang menyebabkan munculnya diare ini. Mulai dari infeksi bakteri, pengaruh obat-obatan hingga penyakit yang memang berasal dari sistem pencernaan. Saat mengalami kondisi seperti ini maka beragam aktifitas pun akan sulit dilakukan. Meskipun diare kadang dapat sembuh dengan sendirinya akan tetapi beberapa kasus menunjukkan bahwa diare bisa menjadi tanda penyakit yang lebih serius.

Jika diare tidak ditangani dengan baik dan cepat maka penyakit pencernaan yang satu ini bisa menghadirkan gejala komplikasi yang lainnya pada tubuh kamu.

Baca Juga: Fungsi Usus Halus Pada Sistem Pencernaan Manusia

Gejala Penyakit Diare

Setiap orang memiliki frekuensi BAB yang berbeda-beda. Ada yang tiap rutin BAB tiap hari ada pula yang BAB hanya beberapa kali dalam seminggu. Namun, seseorang dapat dikatakan menderita diare jika mengalami frekuensi BAB yang tidak normal dari biasanya. Berikut ini merupakan beberapa gejala diare yang perlu kamu tahu:

  • Feses dalam keadaan lembek dan cair
  • Feses keluar dalam jumlah sangat banyak
  • Peru kram dan sakit
  • Pusing
  • Nafsu makan hilang
  • Selalu merasa haus
  • Demam
  • Kadang memilik feses berdarah

Jika kamu mengalami beberapa gejala yang semakin parah seperti tanda-tanda berikut ini maka segeralah berkonsultasi di rumah sakit terdekat.

  • Mencret terus menerus meskipun telah melakukan perawatan di rumah
  • Mengalami demam hingga 39 derajat celcius
  • Dehidrasi yang semakin parah
  • Tubuh yang semakin lemas

Penyebab Munculnya Diare

Penyebab Munculnya penyakit Diare

Meskipun ada banyak pemicu dari munculnya penyakit diare ini, akan tetapi kebanyakan orang mengalami diare karena disebabkan oleh infeksi bakteri dari makanan yang tidak steril. Adapun jenis bakteri yang menyerang sistem pencernaan ini ialah bakteri E. coli dan Salmonella. Kehadiran bakteri-bakteri ini pada sistem pencernaan tubuh manusia akan memunculkan rasa sakit pada perut hingga mual. Beberapa penyebab umum lainnya dari diare ini antara lain seperti:

  • Infeksi virus jenis rotavirus, adenovirus, norovirus dan astrovirus
  • Sensitivitas yang tinggi atau alergi pada jenis makanan tertentu
  • Mengalami efek samping dari konsumsi obat-obatan seperti antibiotic, antasida ataupun obat antidepresan
  • Mengalami radang usus atau penyakit celiac
  • Kebanyakan mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis sehingga sistem pencernaan tidak mampu mencerna gula dengan baik

Selain beberapa kondisi yang telah disebutkan di atas, terdapat beberapa faktor lainnya pula yang menyebabkan kamu mengalami gejala diare ini.

  • Malas mencuci tangan sehabis dari toilet
  • Makanan tidak disimpan atau ditutup dengan baik
  • Dapur dan toilet yang kotor
  • Sumber air yang tidak bersih
  • Mengkonsumsi makanan yang sudah basi atau kadaluarsa

Selain faktor kebersihan, perubahan pola makanan dan minuman dalam waktu tertentu juga bisa menjadi penyebab utama munculnya diare akut. Hal ini termasuk peningkatan konsumsi minuman kopi, teh dan berbagai jenis minuman mengandung gula lainnya yang sangat sulit diserap oleh tubuh.

Beberapa kasus juga menunjukkan bahwa para wisatawan atau pelancong dari negara luar juga lebih sering mengalami kasus diare saat berkunjung ke negara-negara berkembang. Kebanyakan dari mereka mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi oleh virus hingga mengkonsumsi makanan mentah selama traveling.

Jika kamu termasuk orang yang mengalami gejala diare yang parah ini maka segeralah berobat ke rumah sakit terdekat. Meskipun penyakit diare adalah jenis penyakit yang umum terjadi akan tetapi kamu tetap tidak boleh meremehkannya. Bisa jadi penyakit diare ini adalah gejala awal dari penyakit serius yang sedang kamu alami.

Pengobatan Penyakit Diare

Mengobati Diare

Diare ini sendiri pada dasarnya bisa ditangani dengan perawatan dari rumah saja. Salah satu prosedur perawatan dari rumah ini dapat berupa mengkonsumsi air sebanyak-banyaknya guna menghindari dehidrasi hingga mengkonsumsi cairan oralit dari apotik.

Cairan oralit atau elektrolit merupakan jenis obat yang mengandung glukosa, garam hingga mineral. Zat-zat penting tersebut adalah bagian penting yang harus dimiliki oleh tubuh saat mengalami dehidrasi. Anak-anak hingga orang dewasa pun aman untuk mengkonsumsi cairan oralit ini.

Penyakit Diare Pada Anak

Saat anak menderita diare maka ada baiknya orang tua turut tangan untuk mengawasi buah hatinya. Hal tersebut dikarenakan anak-anak lebih rentan mengalami dehidrasi yang cukup berat bila dibandingkan dengan orang dewasa. Pertolongan pertama yang bisa dilakukan orang tua pada anak ialah dengan memberikan oralit. Selain oralit, orang tua juga bisa memberikan beberapa jenis obat pereda diare lainnya berupa loperamide dan attapulgite.

Loperamide ini sendiri merupakan jenis obat yang mampu memperlambat pergerakan di dalam sistem pencernaan. Dengan mengkonsumsi obat ini maka jumlah cairan yang diserap oleh tubuh akan membuat feses menjadi lebih padat. Konsumilah obat ini setelah melakukan buang air besar.

Kemudian, attapulgite adalah jenis obat yang mampu menyerap banyak bakteri yang terdapat di saluran pencernaan. Attapulgite juga berperan dalam mengurangi rasa sakit akibat kram di perut.

Saat mengkonsumsi obat diare sendiri kamu diwajibkan untuk mematuhi berbagai aturan pemakaiannya. Minumlah obat diare sesuai dengan petunjuk yang terdapat pada kemasan obat. Jangan pernah mengkonsumsi terlalu banyak obat atau terlalu sedikit obat, karena hal tersebut bisa menimbulkan efek samping yang lebih parah lagi. Oleh sebab itu, ikutilah petunjuk yang berlaku pada kemasan obat atau dari resep yang diberikan oleh dokter.

Kemudian, jika kamu mendapatkan obat resep dari dokter maka cobalah untuk berkonsultasi mengenai merek jenis obat lainnya yang mungkin ingin kamu konsumsi juga. Karena bisa jadi obat yang diresepkan dokter dan obat yang ingin kamu beli memiliki bahan aktif yang sama. Jangan sampai kamu mengalami overdosis obat-obatan akibat tak mengetahui kandungan di dalam obat yang dikonsumsi.

Pengobatan Diare Dari Rumah

1. Jangan Mengkonsumsi Makanan Penyebab Diare

Agar kondisi kamu tidak makin parah maka hindarilah berbagai jenis makanan dan minuman penyebab diare. Beberapa jenis makanan dan minuman yang dimaksud di antaranya ialah sebagai berikut:

  • Makanan dan minuman yang mengandung susu atau terbuat dari susu
  • Makanan berlemak, berminyak dan pedas
  • Minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh

2. Mengkonsumsi Makanan-Makanan Sehat

Karena masih dalam keadaan belum pulih maka para penderita diare disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan mudah dicerna oleh tubuh. Beberapa pakar gizi menyarankan untuk mengkonsumsi pisang, nasi, saus apel dan juga roti. Makanan-makanan tersebut termasuk ke dalam jenis makanan yang mudah dicerna dan berserat rendah sehingga sangat cocok untuk sistem pencernaan yang sedang bermasalah.

Baca Juga: Kepala Sering Pusing? Mungkin ini Penyebabnya!

3. Istirahat yang Cukup

Hal penting lainnya yang harus kamu lakukan ialah dengan memiliki waktu istirahat yang cukup. Karena kehilangan banyak cairan maka berhentilah melakukan banyak aktifitas terlebih dahulu. Hal ini perlu dilakukan agar tubuh kamu kembali bertenaga.

Pada dasarnya, setiap orang pernah mengalami yang namanya penyakit diare. Maka tidak heran jika masih banyak orang yang cenderung menyepelekannya. Padahal, jika tidak ditangani dengan baik maka penyakit ini bisa menimbulkan penyakit yang lebih serius lagi. Oleh sebab itu, jangan pernah sekali-kali menganggap remeh gangguan pencernaan yang satu ini.

 

Related posts

Dampak Self-Diagnose terhadap Kesehatan Mental

Ozil Santika

Serba-Serbi Sakit Maag yang Harus Dipahami

rumi

Ketahui Penyakit Edema: Penyebab, Gejala, & Mengatasinya

rumi